Revolusi Adalah Perubahan Sosial Secara Cepat, Ketahui Penyebabnya - Bicara Penting

Latest

logo

Revolusi Adalah Perubahan Sosial Secara Cepat, Ketahui Penyebabnya

Revolusi Adalah Perubahan Sosial Secara Cepat, Ketahui Penyebabnya

Selasa 14 Juli 1789 adalah hari ketika revolusi Prancis bermula, dari sebuah penjara bernama Bastille (Wikipedia)

Jakarta Revolusi adalah bentuk perubahan sosial yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan manusia. Perubahan sosial ini bersifat fundamental dan berlangsung dengan waktu yang cepat. Perubahan ini dapat terjadi dengan adanya kekerasan ataupun tidak.

Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian revolusi adalah perubahan ketatatnegaraan (pemerintahan atau keadaan sosial) yang dilakukan dengan kekerasan, seperti dengan perlawanan bersenjata.

Revolusi dapat dipicu oleh keinginan masyarakat untuk mengadakan perubahan. Keinginan tersebut biasanya muncul karena perasaan tidak puas terhadap situasi yang ada. Sehingga, masyarakat menginginkan perubahan untuk mencapai keadaan yang lebih baik.

Berikut ini ulasan mengenai pengertian revolusi menurut para ahli, beserta macam dan penyebab terjadinya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (13/12/2021)


Mengenal Revolusi

<span>Dalam buku Samudera Merah Putih 19 September 1945, Jilid 1 (1984) karya Lasmidjah Hardi, alasan Presiden Sukarno memilih tanggal 17 Agustus sebagai waktu proklamasi kemerdekaan adalah karena Bung Karno mempercayai mistik. (Dok.Arsip Nasional RI)</span>
Dalam buku Samudera Merah Putih 19 September 1945, Jilid 1 (1984) karya Lasmidjah Hardi, alasan Presiden Sukarno memilih tanggal 17 Agustus sebagai waktu proklamasi kemerdekaan adalah karena Bung Karno mempercayai mistik. (Dok.Arsip Nasional RI)


Revolusi adalah perubahan sosial budaya yang berlangsung cepat dan menyangkut pokok-pokok kehidupan masyarakat. Revolusi terbagi menjadi dua macam, yaitu revolusi direncanakan dan tidak direncanakan. Keduanya dapat membawa perubahan total dalam kehidupan masyarakat. Baik dalam bidang ekonomi, politik, budaya, kepribadian manusia, dan sebagainya.

Secara umum, revolusi adalah perubahan yang terjadi secara cepat serta tidak direncanakan. Karena tidak adanya rencana inilah yang akhirnya membuat revolusi dapat memicu adanya ketegangan atau konflik di awal mulainya revolusi.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, revolusi dapat terjadi karena adanya suatu hal baru ataupun adanya anggapan bahwa sesuatu yang lama tidak berfungsi lagi. Selain itu, kebutuhan manusia yang tidak terbatas akan membuatnya melakukan suatu hal untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Pengertian Revolusi Menurut Para Ahli

<span>Ilustrasi Ir Soekarno Pidato KAA 1955</span>
Ilustrasi Ir Soekarno Pidato KAA 1955


Setelah mengetahui pengertian revolusi secara umum. Berikut ini ada sejumlah pendapat mengenai pengertian revolusi menurut para ahli, yaitu:

Funk & Wagnalls New Encyclopedia

Revolusi adalah sebuah perubahan sosial atau politik dengan memakai tindakan secara paksa, dipengaruhi oleh kekejaman dan bentrok senjata.

Kingsley Davis

Revolusi adalah perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakatnya.

Selo Soemardjan

Revolusi adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan didalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk didalamnya nilai-nilai, sikap-sikap, dan pola-pola peri kelakuan diantara kelompok-kelompok dalam masyarakatnya.

Macam-Macam Revolusi

<span>Revolusi Industri 4.0. Dok: engineersjournal.ie</span>
Revolusi Industri 4.0. Dok: engineersjournal.ie


Berikut ini ada beberapa macam-macam revolusi, diantaranya:

1. Revolusi Industri

Revolusi Industri merupakan sebuah perkembangan teknologi yang terjadi antara tahun 1750-1850. Revolusi industri mengubah kegiatan di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi.

2. Revolusi Pendidikan

Revoluasi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

3. Revolusi Mental

Revolusi mental adalah gerakan nasional yang menekankan pada tiga nilai utama; yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong. Gerakan revolusi mental harus dilaksanakan mulai dari diri sendiri, ke keluarga, dan meluas ke lingkungan sekitar.

4. Revolusi Bumi

Revolusi bumi adalah pergerakan bumi mengelilingi matahari. Pergerakan ini terjadi secara terus menerus dan bumi mengintari matahari sesuai garis orbitnya. Menurut KBBI, revolusi bumi adalah peredaran bumi dan planet-planet lain dalam mengelilingi matahari. Sehingga, belahan bumi mengalami perbedaan waktu dan juga posisi. Perbedaan inilah yang melatarbelakangi adanya perubahan pada alam.

5. Revolusi Budaya

Pengertian revoslusi budaya adalah  perubahan secara menyeluruh suatu budaya dan sosial suatu masyarakat dalam jangka waktu yang sangat cepat. Revolusi kebudayaan dapat terjadi akibat perubahan internal maupun ekternal yang terjadi dalam masyarakat. Awal mula terjadinya revolusi budaya ialah dari tahun 1966 hingga 1976 yang dipimpin oleh Komunis Mao Zedong, yang saat itu menyebut revolusi budaya sebagai geralan sosial politik Tiongkok.

Penyebab Terjadinya Revolusi

<span>Diorama pahlawan revolusi di Museum Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (22/7/2015). Museum tersebut menyimpan ribuan arsip dari era tahun 1600 tentang sejarah negara Indonesia. (Liputan6.com/Herman Zakharia)</span>
Diorama pahlawan revolusi di Museum Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (22/7/2015). Museum tersebut menyimpan ribuan arsip dari era tahun 1600 tentang sejarah negara Indonesia. (Liputan6.com/Herman Zakharia)


Jika dilihat dari segi sosiologis, terdapat beberapa penyebab terjadinya revolusi. Berikut ini penjelasannya, yaitu:

1. Keinginan untuk Mengadakan Perubahan

Revolusi dapat dipicu oleh keinginan masyarakat untuk mengadakan perubahan. Keinginan tersebut biasanya muncul karena perasaan tidak puas terhadap situasi yang ada. Sehingga, masyarakat menginginkan perubahan untuk mencapai keadaan yang lebih baik. Contoh: Revolusi Perancis.

2. Individu atau Kelompok yang Memancing Perubahan

Untuk mengalami perubahan sosial atau revoslusi ini, harus ada seseorang atau sekelompok orang yang mampu memimpin perubahan dalam masyarakat. Pemimpin itu juga harus menampung aspirasi rakyat menjadi program kerja. Contoh: Revolusi kemerdekaan tanah air yang dipimpin tokoh pemimpin nasional.

3. Ada Tujuan Konkret

Perubahan sosial atau revolusi dapat timbul jika ada tujuan konkret yang hendak dicapai. Ini artinya, tujuan itu bisa dilihat oleh masyarakat dan dilengkapi dengan ideologi tertentu.

4. Momentum yang Tepat

Diperlukan momentum yang tepat untuk mengadakan revolusi di masyarakat. Contoh: Revolusi kemerdekaan Indonesia yang dipicu oleh keinginan rakyat yang bosan menderita di bawah penjajahan. Keinginan ini dibarengi dengan kemunculan tokoh nasional yang mampu menampung aspirasi masyarakat.



Sumber: hot.liputan6.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.