Pengertian Seni Teater, Ciri-Ciri, Unsur, dan Jenisnya dalam Panggung Hiburan - Bicara Penting

Latest

logo

Pengertian Seni Teater, Ciri-Ciri, Unsur, dan Jenisnya dalam Panggung Hiburan

Pengertian Seni Teater, Ciri-Ciri, Unsur, dan Jenisnya dalam Panggung Hiburan

Benyamin Sueb bukan hanya sekadar nama, sosok seniman asli Betawi ini merupakan legenda di dunia perfilman dan seni tarik suara. Foto: Istimewa.

Jakarta Pengertian seni teater adalah jenis kesenian pertunjukan drama yang dipentaskan di atas panggung. Secara spesifik, pengertian seni teater merupakan sebuah seni drama yang menampilkan perilaku manusia dengan gerak, tari, dan nyanyian yang disajikan lengkap dengan dialog dan akting.

Kata teater sering dipadankan dengan kata drama. Secara etimologis, kata "teater" berasal dari bahasa Inggris “theatre” dan bahasa Yunani “theaomai” yang berarti takjub melihat dan mendengar. Secara umum, pengertian seni teater adalah suatu kegiatan manusia dalam menggunakan tubuh atau benda-benda yang dapat digerakan.

Sedangkan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian seni teater mempunyai tiga arti, yakni gedung atau ruangan tempat pertunjukan film, sandiwara, dan sebagainya. Kemudian pengertian kedua ialah ruangan besar dengan deretan kursi-kursi ke samping dan ke belakang untuk mengikuti kuliah atau untuk peragaan ilmiah. Pengertian terakhir ialah pementasan drama sebagai suatu seni drama atau sandiwara.

Berikut ini ulasan mengenai pengertian seni teater beserta ciri-ciri, unsur, fungsi, dan jenis-jenisnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (1/12/2021).


Pengertian Seni Teater Menurut Para Ahli

<span>Selama 120 menit, penikmat seni dapat menyaksikan kisah kesetiaan putri dari Raja Mandraka, Savitri. Awalnya Savitri menjalankan tradisi kerajaan Mandraka, yang juga dilakukan ibunya, yaitu dengan pergi berkelana mencari calon suami. (Bambang E. Ros/Fimela)</span>
Selama 120 menit, penikmat seni dapat menyaksikan kisah kesetiaan putri dari Raja Mandraka, Savitri. Awalnya Savitri menjalankan tradisi kerajaan Mandraka, yang juga dilakukan ibunya, yaitu dengan pergi berkelana mencari calon suami. (Bambang E. Ros/Fimela)


Secara umum pengertian seni teater telah dijelaskan di atas, berikut ini ada sejumlah pendapat lain mengenai pengertian seni teater menurut para ahli yaitu:

Anne Civardi

Pengertian seni teater merupakan suatu seni drama yang menceritakan mengenai sebuah kisah dengan melalui kata-kata serta gerakan.

RMA. Harymawan

Pengertian seni teater merupakan aktivitas melakukan kegiatan atau aktivitas di dalam seni pertunjukan (to act) sehingga kemudian tindak tanduk pemain di atas pentas disebut dengan sebutan acting.

Seni Handayani dan Wildan

Pengertian seni teater merupakan suatu bentuk karangan yang berpijak di dua cabang kesenian, yaitu seni sastra serta seni pentas.

Balthazar Vallhagen

Pengertian seni teater merupakan seni drama yang melukiskan mengenai sifat serta watak manusia dengan melalui gerakan.

Moulton

Pengertian seni teater merupakan suatu kisah hidup yang digambarkan atau diilustrasikan di dalam bentuk gerakan atau disebut dengan life presented in action.

Ciri-Ciri Seni Teater

<span>“Lakon ini diproduksi di gedung pertunjukan, tanpa disaksikan secara langsung oleh para penikmat seni. Karena, apapun kondisinya, kami selalu berjuang dan berkarya, tanpa mengenal titik, selalu koma,” ujar N. Riantiarno selaku sutradara. (Bambang E. Ros/Fimela)</span>
“Lakon ini diproduksi di gedung pertunjukan, tanpa disaksikan secara langsung oleh para penikmat seni. Karena, apapun kondisinya, kami selalu berjuang dan berkarya, tanpa mengenal titik, selalu koma,” ujar N. Riantiarno selaku sutradara. (Bambang E. Ros/Fimela)


Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri seni teater, antara lain:

  1. Pada seluruh cerita berbentuk dialog, baik pada tokoh maupun narator. semua ucapan ditulis dalam sebuah teks.
  2. Semua dialog tidak menggunakan sebuah tanda petik (“…”). Dialog drama bukan sebuah kalimat langsung. Oleh sebab itu, naskah drama tidak memakai sebuah tanda petik.
  3. Naskah drama dilengkapi sebuah petunjuk tertentu yang harus dilakukan tokoh pemerannya. Petunjuk ditulis dalam tanda kurung (…) atau dengan memberikan suatu jenis huruf yang berbeda dengan huruf dialog.
  4. Naskah drama terletak diatas dialog atau disamping kiri dialog.

Fungsi Seni Teater

<span>Raise of the Red Lantern merupakan pertunjukan teater yang menggabungkan seni balet dan kebudayaan China (Liputan6.com/Nurul Basmalah).</span>
Raise of the Red Lantern merupakan pertunjukan teater yang menggabungkan seni balet dan kebudayaan China (Liputan6.com/Nurul Basmalah).


Tak hanya mengetahui mengenai ciri-ciri seni teater, anda juga perlu memahami fungsi seni teater, yaitu:

1. Sebagai Media Hiburan

Dalam perannya sebagai sarana hiburan, sebelum pementasannya sebuah teater itu harus dengan persiapkan dengan usaha yang maksimal. Sehingga harapannya penonton akan terhibur dengan pertunjukan yang digelar.

2. Sebagai Media Pendidikan

Teater adalah seni kolektif, dalam artian teater tidak dikerjakan secara individual. Melainkan untuk mewujudkannya diperlukan kerja tim yang harmonis. Jika suatu teater dipentaskan diharapkan pesan-pesan yang ingin diutarakan penulis dan pemain tersampaikan kepada penonton. Melalui pertunjukan biasanya manusia akan lebih mudah mengerti nilai baik buruk kehidupan dibandingkan hanya membaca lewat sebuah cerita.

3. Sebagai Sarana Upacara

Pada awal munculnya, teater hadir sebagai sarana upacara persembahan kepada dewa Dyonesos dan upacara pesta untuk dewa Apollo. Teater yang  berfungsi untuk kepentingan upacara tidak membutuhkan penonton karena  penontonnya adalah bagian dari peserta upacara itu sendiri. Di Indonesia seni teater yang dijadikan sebagai sarana upacara dikenal dengan istilah teater tradisional.

4. Sebagai Media Ekspresi

Teater merupakan salah satu bentuk seni dengan fokus utama pada laku dan dialog. Berbeda dengan seni musik yang mengedepankan aspek suara dan seni tari yang menekankan pada keselarasan gerak dan irama. Dalam praktiknya, Seniman teater akan mengekspresikan seninya dalam bentuk gerakan tubuh dan ucapan-ucapan.

Unsur-Unsur Seni Teater

<span>Raise of the Red Lantern merupakan pertunjukan teater yang menggabungkan seni balet dan kebudayaan China (Liputan6.com/Nurul Basmalah).</span>
Raise of the Red Lantern merupakan pertunjukan teater yang menggabungkan seni balet dan kebudayaan China (Liputan6.com/Nurul Basmalah).


Unsur-unsur yang terdapat dalam seni teater dibedakan menjadi dua, yaitu unsur internal seni teater dan unsur eksternal seni teater. Berikut ini penjelasannya :

1. Unsur Internal Seni Teater

Unsur internal merupakan unsur yang menyangkut tentang bagaimana keberlangsungan pementasan suatu teater. Tanpa unsur internal tidak akan ada suatu pementasan teater. Unsur internal yang terdapat dalam seni teater ialah:

a. Naskah atau skenario.

b. Pemain atau pemeran atau tokoh.

c. Sutradara.

d. Properti.

e. Penataan.

f.  Seluruh pekerja yang terkait dengan pendukung pementasan teater, antara lain: tata rias, tata busana, tata lampu dan tata suara.

2. Unsur Eksternal Seni Teater

Unsur eksternal teater adalah unsur yang mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal yang dibutuhkan dalam sebuah pementasan. Unsur eksternal di antaranya, yaitu:

a. Staf produksi

Staf produksi adalah sekelompok tim atau individual yang berkenaan dengan pimpinan produksi sampai semua bagian yang ada di bawahnya. Adapun tugasnya sebagai berikut:

- Produser/pimpinan produksi.

- Mengurus semua hal tentang produksi.

- Menetapkan personal (petugas), anggaran biaya, fasilitas, program kerja, dan lain sebagainya.

b. Sutradara atau derektor

Adapun tugas sutradara sebagai berikut:

- Pembawa sekaligus pengarah jalannya naskah.

- Koordinator semua pelaksanaan yang menyangkut pementasan.

- Mencari dan menyiapkan aktor.

- Menyiapkan makeup dan juga men-setting segala sesuatu yang dipegang oleh bagian desainer beserta kru.

c. Stage manager

Adapun tugas stage manager sebagai berikut:

- Pemimpin dan penanggung jawab panggung.

- Membantu sutradara.

d. Desainer

Menyiapkan semua aspek visual yang menyangkut setting tempat atau suasana, properti atau perlengkapan pementasan, kostum, tata lampu dan pencahayaan, serta perlengkapan lain (seperti audio).

e. Crew

Crew merupakan pemegang divisi dari setiap sub yang dipegang bagian desainer, di antaranya bagian pentas/tempat, bagian tata lampu (lighting), bagian perlengkapan, dan tata musik.

Jenis-Jenis Seni Teater

<span>Teater Suara Inspirasi Muda (Teater SIM) dan Yajugaya Divisi Kesenian mempersembahkan sebuah pertunjukan teater minikata bertajuk KBHGN di Galeri Indonesia Kaya. | Istimewa</span>
Teater Suara Inspirasi Muda (Teater SIM) dan Yajugaya Divisi Kesenian mempersembahkan sebuah pertunjukan teater minikata bertajuk KBHGN di Galeri Indonesia Kaya. | Istimewa


Berdasarkan jenisnya, seni teater terbagi menjadi dua jenis, yaitu seni teater tradisional dan seni teater modern.

1. Seni Teater Tradisional

Di Indonesia, seni teater tradisional biasa juga disebut teater daerah, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Biasanya cerita dalam seni teater tradisional mengusung budaya setempat dan disampaikan secara improvisasi (tanpa naskah). Contoh seni teater tradisional ialah wayang kulit, banjet, longser, ogel, reog, wayang orang, topeng Cirebon, angklung badut, wayang golek dari Jawa Barat, reog Ponorogo, ludruk dari Jawa Timur, ketoprak, wayang suket, kethek ogleg, dagelan, scandul dari Jawa Tengah, Lenong dan topeng blantik dari Betawi.

2. Seni Teater Modern

Seni teater modern adalah teater yang penyampaian ceritanya berdasarkan pada naskah dan sumber ilmunya dari dunia barat, dan bahannya dari kejadian-kejadian sehari-hari atau karya sastra. Contoh seni teater modern ialah drama, teater, sinetron, film.



Sumber: hot.liputan6.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.