Lage Manok Toeh Boh - Bicara Penting

Latest

logo

Lage Manok Toeh Boh

Lage Manok Toeh Boh

Nazarullah, S.Ag, M.Pd adalah Widyaiswara Ahli Madya pada Balai Diklat Keagamaan Aceh 

Oleh: Nazarullah, S.Ag, M.Pd

SERAMBINEWS.COM - Manusia lahir ke dunia pasti dibekali hati oleh Allah SWT. Hati adalah tempat untuk menampung segala perasaan yang ada pada diri manusia.

Yang namanya perasaan tidaklah setiap saat memiliki sisi kebaikan, terkadang juga perasaan itu ada yang buruk, sehingga membuat seseorang melakukan hal-hal yang tidak wajar, sampai-sampai bisa melakukan upaya pembunuhan karakter pada seseorang.

Dengan hati, kehidupan kita bisa lapang, dan dengan hati pula hidup kita bisa sempit. Dalam hidup ini, ada dua penyakit hati yang bisa membuat hidup manusia menjadi sempit: Pertama; adalah Al-Ghillu.

Yaitu perasaan oper sensitif, gampang sakit hati, baperan dan mudah tersinggung. Kedua; adalah Al-Hasad. Yaitu gelisah ketika melihat orang lain dapat nikmat, memiliki sifat dengki dan iri hati.

Dua Penyakit ini dapat membuat seseorang menderita dalam hidupnya, padahal tidak ada yang menyakiti dia.

Manusia yang memiliki penyakit Ghillu adalah manusia yang sangat sensitif dalam segala hal. Pergaulan sehari-harinya selalu didominasi dengan baperan dan gampang tersinggung serta mudah sakit hati kepada orang lain.

Setiap bicara dan tingkah orang, bagi yang berpenyakit Ghillu selalu diterjemahkan dengan hal yang negatif. Sehingga bawaannya selalu curiga kepada orang lain.

Baca juga: Narkoba Merajalela, Qanun Narkotika Bisa Membantu

Sedangkan hasad, adalah penyakit seseorang yang merasa susah melihat orang senang, dan akan merasa senang bila melihat orang lain susah. Bagi orang memiliki hasad dalam hatinya, kebahagian orang adalah kesengsaraan baginya.

Dia merasa terganggu hidupnya dan merasa tidak rela jika ada orang lain mendapatkan kenikmatan hidup. Juga sebaliknya, jika orang lain mendapatkan musibah atau hidup susah, maka akan menjadi kebahagian tersendiri baginya.

Contoh yang paling kecil dan sederhana bisa kita lihat dalam kehidupan kita. Orang yang memiliki sifat Hasad dalam hati, bila tetangga nya membeli kulkas atau rumahnya dipasang AC, maka si hasad ini akan merasa gerah dan kepanasan hati.

Tindakan, perilaku dan tingkahnya akan terlihat seperti "Manok Toeh Boh" (Seperti ayam bertelur). Bertandang ke tiap-tiap rumah tetangga lainnya, serta topik pembicaraannya pasti seputar AC dan kulkas yang baru saja di beli tetangganya.

Dan cerita yang di ulas sudah pasti cerita yang negatif.

Cerita seputaran Kulkas dan AC yang barusan dibeli tetangganya itu dijadikan topik pembicaraan. Mulai dari mana uang, bagaimana didapatkan akan dibahas setajam silet sembari membumbui cerita dengan fitnah dan kabar palsu.

Si pemilik sifat hasad ini akan merasakan bahagia jika ceritanya disahuti dan akan merasa senang bila info negatifnya itu bisa viral.

Baca juga: Percepat Herd Immunity, Pemerintah Minta Masyarakat tak Pilih-pilih Merek Vaksin, Semua Aman

Sehingga, tetangga yang baru saja beli kulkas dan AC akan menjadi trending topik di dalam masyarakat.

Kullu dain dawaun, setiap penyakit pasti ada obatnya. Dan obat dari dua penyakit hati itu ada dua, Yaitu; Pertama, Ar-Ra'fah, yaitu kelembutan hati, dengan perasaan ingin selalu meringankan kesusahan orang serta selalu ingin membantu.

Kedua; Ar-Rahmah, yaitu kasih sayang, selalu ingin melakukan kebaikan, dan selalu ingin membahagiakan antar sesama.

Orang yang memiliki sifat Ar-Ra'fah, hatinya sangat lembut dan peka serta dalam dirinya itu terdapat banyak nilai-nilai kesalehan sosial. Kesusahan orang lain akan membuat dia juga merasa susah. Sehingga, tergerak hatinya untuk selalu ingin membantu.

Harapannya hanya satu, dengan membantu akan meringankan kesusahan orang. Pemilik sifat ini biasa melakukan sesuatu tanpa mengharap pujian, motto hidupnya adalah "Bahagiamu adalah kebahagiaan bagiku".



Sumber: aceh.tribunnews.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.