Laba Bersih PTBA Pecah Rekor, Tembus Rp 7 Triliun - Bicara Penting

Latest

logo

Laba Bersih PTBA Pecah Rekor, Tembus Rp 7 Triliun

Laba Bersih PTBA Pecah Rekor, Tembus Rp 7 Triliun

Aktivitas pekerja saat mengolah batu bara di Pelabuham KCN Marunda, Jakarta, Minggu (27/10/2019). Berdasarkan data ICE Newcastle, ekspor batu bara Indonesia menurun drastis 33,24 persen atau mencapai 5,33 juta ton dibandingkan pekan sebelumnya 7,989 ton. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Jakarta PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melaporkan, perseroan berhasil membukukan laba bersih Rp 7 triliun pada November 2021. Pencapaian itu turut ditopang dengan adanya kenaikan harga komoditas batubara dalam waktu dekat ini.

Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto mengklaim, keuntungan yang didapat Bukit Asam pada November lalu merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah perseroan.

"Sampai dengan November saja, Bukit Asam bisa membukukan keuntungan sebesar Rp 7 triliun. Ini adalah keuntungan tertinggi yang pernah dicapai seumur hidupnya Bukit Asam," ujarnya dalam sesi teleconference, Jumat (10/12/2021).

Pencapaian tersebut didukung dengan pendapatan usaha sebesar Rp 26,2 triliun. Seiring dengan pencapaian tersebut juga ada kenaikan total aset dari Rp 24,1 triliun per 31 Desember 2020 menjadi Rp 35,2 triliun per 30 November 2021, atau meningkat sebesar 45 persen.

Suryo melaporkan, EBITDA Bukit Asam juga sudah tembus di atas Rp 10 triliun. Dia menyatakan, dengan performa keuangan tersebut maka PTBA dipercaya bisa melakukan leverage pendanaan kurang lebih sekitar Rp 50-60 triliun.

"Kemampuan men-generate pendanaan ini lah yang akan digunakan PTBA dalam mendanai rencana transformasi bisnisnya ke depan. Jadi bagi Bukit Asam tidak ada kekhawatiran sama sekali kaitannya dengan pendanaan maupun outlook bisnis tahun 2022," ungkapnya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kenaikan Harga Batu Bara

<span>ilustrasi abu batu bara. (dok. Andraberila/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)</span>
ilustrasi abu batu bara. (dok. Andraberila/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)


Namun, Bukit Asam juga tidak mau terlena dengan kenaikan harga komoditas batu bara yang sedang terjadi saat ini. PTBA ingin tetap menjemput transformasi energi untuk menyongsong kegiatan bisnis di masa depan.

"PTBA tetap memantau fluktuasi harga komoditas batubara dengan memanfaatkan momentum kenaikan harga batubara secara optimal, sekaligus tetap waspada untuk menjaga kinerja perusahaan dengan tetap mengendalikan biaya operasinya," tukas Suryo.



Sumber: www.liputan6.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.