Gara-Gara COVID-19, Klaim Asuransi Meninggal Dunia Naik 65,7 Persen - Bicara Penting

Latest

logo

Gara-Gara COVID-19, Klaim Asuransi Meninggal Dunia Naik 65,7 Persen

Gara-Gara COVID-19, Klaim Asuransi Meninggal Dunia Naik 65,7 Persen

Ilustrasi asuransi. (Shutterstock)

Jakarta Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja industri asuransi jiwa hingga kuartal III-2021. 

AAJI mencatat total klaim meninggal dunia mencapai Rp14,58 triliun selama kuartal III-2021. Angka ini meningkat sebesar 65,7 persen dari kuartal sebelumnya yang hanya sebesar Rp8,8 triliun.

Di samping itu, nilai manfaat klaim kesehatan perorangan selama kuartal III-2021 juga tercatat meningkat sebesar 43,6 persen. Dari sebelumnya Rp3,35 triliun di kuartal II, menjadi Rp4,81 triliun di periode Juli-September.

Kepala Departemen Komunikasi AAJI, Nini Sumohandoyo mengatakan, nilai manfaat tersebut tentunya digunakan untuk meringankan beban keluarga. Terutama menjaga ketahanan ekonomi keluarga pada masa sulit dan kualitas hidup masyarakat.

"Asuransi jiwa membantu keluarga Indonesia selama masa sulit," katanya dalam konferensi pers, Rabu (8/12/2021).

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Asuransi Jiwa Lindungi 63,5 Juta Masyarakat Indonesia

<span>Ilustrasi Asuransi (iStockphoto)</span>
Ilustrasi Asuransi (iStockphoto)


Di samping itu, industri asuransi jiwa selama kuartal III-2021 juga telah melindungi sebanyak 63,5 juta jiwa masyarakat Indonesia. Benda tersebut mengalami peningkatan sebesar 5,3 persen dari periode sebelumnya yang hanya 60,3 juta jiwa.

Sementara untuk jumlah tanggungan perorangan selama kuartal IIi-2021 mencapai sebanyak 19,4 juta jiwa. Angka ini meningkat 14,0 persen dari kuartal sebelumnya yang hanya mencapai 17,0 juta jiwa.

 

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com



Sumber: www.liputan6.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.