Bola Ganjil: Kakak Beradik Bomber Andalan Timnas Putra dan Putri Thailand - Bicara Penting

Latest

logo

Bola Ganjil: Kakak Beradik Bomber Andalan Timnas Putra dan Putri Thailand

Bola Ganjil: Kakak Beradik Bomber Andalan Timnas Putra dan Putri Thailand

Striker Thailand, Teerasil Dangda jadi top skor sepanjang masa Piala AFF. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Jakarta - Teerasil Dangda mengukuhkan sejarah di Piala AFF 2020. Pemain Thailand tersebut menjadi pemain tersubur sepanjang kompetisi.

Torehan dua gol pada laga melawan Filipina pada persaingan Grup A, 14 Desember 2021, membawanya meninggalkan pemilik rekor sebelumnya Nor Alam Shah.

Dengan koleksi 19 gol, Dangda kini unggul dua angka dari eks pesepak bola Singapura tersebut.

Rekor Dangda berpotensi bertahan lama. Sebagai perbandingan, Nor Alam Shah menguasai posisi puncak Piala AFF selama 11 tahun sebelum dipecahkan Dangda.

Pesaing Dangda yang masih aktif juga tertinggal cukup jauh. Khairul Amri (Singapura) dan Adisak Kraisorn (Thailand) masing-masing baru mendulang 10 gol.

Di sisi lain, Dangda masih berpeluang memperkuat posisi. Dia bakal bermain setidaknya dua kali lagi. Selain itu, di usia 33 tahun, sosok yang sempat bernaung di Manchester City ini berpotensi mengikuti Piala AFF 2022.

 


Kolektor Gelar

<span>Pemain Timnas Thailand, Teerasil Dangda. (AFF Suzuki Cup)</span>
Pemain Timnas Thailand, Teerasil Dangda. (AFF Suzuki Cup)


Nyatanya Teerasil bukan satu-satunya keluarga Dangda yang jadi andalan Thailand. Sang adik Taneekarn merupakan tumpuan timnas putri Negeri Gajah Putih.

Juga beroperasi di lini depan, Taneekarn tercatat sudah menyumbang 22 gol bagi negaranya dalam 71 pertandingan.

Prestasinya tidak kalah mentereng dari kakak. Taneekarn membawa Thailand menjuarai Piala AFF 2011 dan 2015, serta merebut medali emas SEA Games 2013.

Sebagai perbandingan, Teerasil membantu Thailand menjuarai Piala AFF 2016, Piala Raja Thailand 2016, serta emas SEA Games 2007.

Keunggulan Taneekarn

<span>Taneekarn Dangda saat beraksi di Piala Dunia 2019. (AFP/Christophe Simon)</span>
Taneekarn Dangda saat beraksi di Piala Dunia 2019. (AFP/Christophe Simon)


Teerasil dan Taneekarn juga pernah membela klub luar negeri. Meski tidak pernah memperkuat Manchester City di laga resmi, Teerasil tetap bisa bangga pernah mengenakan seragam Grashopper (Swiss), Almeria (Spanyol), serta Sanfrecce Hiroshima dan Shimizu S-Pulse (keduanya Jepang).

Sementara Taneekarn mengibarkan bendera klub Swedia Ostersunds DFF dan tim Tiongkok Yunnan Jiashijing. Namun, Taneekarn punya keunggulan dari Teerasil karena tampil di Piala Dunia 2015 dan 2019.

Pengaruh Ayah

<span>BOLA GANJIL (Liputan6.com/Abdillah)</span>
BOLA GANJIL (Liputan6.com/Abdillah)


Karier Teerasil dan Taneekarn di lapangan hijau tidak lepas dari pengaruh sang ayah. Prasit Dangda juga sempat berkarier sebagai pesepak bola dan memperkuat Royal Thai Air Force.



Sumber: www.liputan6.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.