Baksos Terintegrasi di Bung Simek, Ajang Pengabdian Mahasiswa USK - Bicara Penting

Latest

logo

Baksos Terintegrasi di Bung Simek, Ajang Pengabdian Mahasiswa USK

Baksos Terintegrasi di Bung Simek, Ajang Pengabdian Mahasiswa USK

OLEH YUSUF MAULANA, Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Bakti Sosial Pemangunan Desa (UKM-BSPD) Universitas Syiah Kuala melaporkan dari Desa Bung Simek, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar

Bakti Sosial Terintegrasi III yang diikuti 35 anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Bakti Sosial Pembangunan Desa Universitas Syiah Kuala (UKM-BSPD USK) Banda Aceh kami gelar selama satu minggu di Gampong Bung Simek, Kecamatan Cot Glie, Aceh Besar.

Program Bakti Sosial Terintegrasi III mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Bakti Sosial Pembangunan Desa (UKM-BSPD) berlangsung di Desa Bung Simek, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar sejak 12 hingga 19 Desember 2021. Program pertama dimulai dengan penyuluhan pola hidup sehat kepada anak-anak desa tersebut
Program Bakti Sosial Terintegrasi III mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Bakti Sosial Pembangunan Desa (UKM-BSPD) berlangsung di Desa Bung Simek, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar sejak 12 hingga 19 Desember 2021. Program pertama dimulai dengan penyuluhan pola hidup sehat kepada anak-anak desa tersebut (FOR SERAMBINEWS.COM)

Dimulai sejak Minggu (12/12/2021), berakhir pada tanggal Minggu(18/12/2021) malam.

Baksos ini bukan merupakan rangkaian agenda peringatan HUT UKM-BSPD yang genap berusia 35 tahun pada 28 Oktober 2021 lalu, melainkan agenda tahunan UKM-BSPD.

Sebelumnya bakti sosial terintegrasi I dilaksanakan di Desa Barueh, Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar, tanggal 7-11 Maret 2019.

Bakti sosial terintegrasi II dilaksanakan di Desa Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, tanggal 4-9 Maret 2020.

Dosen Pembimbing Unit Kegiatan Mahasiswa Bakti Sosial Pembangunan Desa Universitas Syiah Kuala (UKM-BSPD USK), Dr Nasrullah RCL MT foto bersama dengan  sebagian dari 30 mahasiswa USK yang ikut Bakti Sosial Terintegrasi III di Desa Bung Simek, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Minggu (12/12/2021) sore
Dosen Pembimbing Unit Kegiatan Mahasiswa Bakti Sosial Pembangunan Desa Universitas Syiah Kuala (UKM-BSPD USK), Dr Nasrullah RCL MT foto bersama dengan sebagian dari 30 mahasiswa USK yang ikut Bakti Sosial Terintegrasi III di Desa Bung Simek, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Minggu (12/12/2021) sore (FOR SERAMBINEWS.COM)

Pengabdian ini kami lakukan sebagai bagian dari perwujudan tridarma perguruan tinggi, khususnya darma pengabdian kepada masyarakat.

Baksos kali ini mengusung tema Optimalisasi Kepedulian dan Pengabdian Mahasiswa Universitas Syiah Kuala terhadap Masyarakat Pedesaan di Masa Pandemi Covid-19.

Alhamdulillah, peserta baksos disambut hangat oleh Pak Keuchik, perangkat desa, dan warga setempat.

Hadir juga pada malam itu Dr Nasrullah RCL MT selaku Dosen Pendamping UKM-BSPD.

Atap dua rumah warga di Gampong Bung Simek, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar,  rusak parah setelah diterjang angin kencang, Selasa (8/10/2019)
Atap dua rumah warga di Gampong Bung Simek, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, rusak parah setelah diterjang angin kencang, Selasa (8/10/2019) (For Serambinews.com)

Saat mahasiswa dulu pun, Pak Nasrullah pernah menjadi ketua umum UKM yang sudah berumur 35 tahun ini.

Kegiatan ini kami namakan baksos terintegrasi, karena melibatkan mahasiswa dari beragam disiplin ilmu di lingkungan USK.

Selam baksos kami laksanakan beberapa kegiatan, mencakup bidang peternakan, pertanian, pemberdayaan perempuan, pemuda, kesehatan masyarakat, pendidikan, keagamaan, dan ekonomi kreatif.

Khusus pada Selasa, 14 Desember sore, kami lakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pemuda Desa Bung Simek.

Penyuluhan ini dilaksanakan karena kami sadari bahwa usia remaja dan pemuda sangat rentan terpapar narkoba.

Soalnya, pada usia tersebut remaja memiliki rasa ingin tahu yang besar dan akhirnya bisa saja terlibat narkoba.

Penyalahgunaan narkoba ini sangat buruk dampaknya bagi kesehatan.

Itu sebab, kawula muda perlu bimbingan dan pengetahuan tentang bahaya narkoba.

Salah satunya adalah dengan melukan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Sosialisasi ini diikuti 15 remaja dan pemuda Gampong Bung Simek.

Kami ingin generasi muda kampung ini jangan sampai terlibat penyalahgunaan narkoba, karena selain berdampak terhadap kesehatan fisik dan mental, juga dapat penurunan kualitas pendidikan, gangguan ekonomi dan kehidupan sosial, bahkan mengancam masa depan generasi penerus bangsa.

Selain itu, narkoba juga dapat memicu peningkatan kasus pelanggaran hukum berupa tindak kejahatan sosial, kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, dan tindak kriminal lainnya.

Selain penyuluhan bahaya narkoba, kami juga lakukan gotong royong di sekitar musala.

Kegiatan ini melibatkan seluruh peserta baksos.

Tujuannya adalah untuk membersihkan area musala, meliputi pekarangan dan kamar mandi.

Anak-anak Gampong Bung Simek juga menjadi sasaran baksos kami.

Sebanyak 33 anak tampak bersemangat dan ceria saat kami ajak berekspresi dalam kegiatan mewarnai.

Program Ranking 1 juga kami gelar.

Sesi ini diikuti 55 peserta.

Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa luas penguasaan ilmu pengetahuan anak didik di desa ini, baik dalam bentuk pengetahuan umum maupun penguasaan ilmu keagamaan.



Sumber: aceh.tribunnews.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.