Asteroid Besar Bakal Melintas di Dekat Bumi Pada 11 Desember 2021 - Bicara Penting

Latest

logo

Asteroid Besar Bakal Melintas di Dekat Bumi Pada 11 Desember 2021

Asteroid Besar Bakal Melintas di Dekat Bumi Pada 11 Desember 2021

Ciri-ciri Asteroid (Sumber: Pixabay)

Jakarta - Pada 11 Desember 2021, sebuah asteroid berukuran besar dengan diameter 330 meter, bakal melintas di dekat Bumi. Asteroid bernama 4660 Nereus ini dikatakan sebagai asteroid yang cukup rutin melintas dekat Bumi.

Asteroid 4660 Nereus digolongkan sebagai Near-Earth Object atau NEO, yakni objek yang letaknya dikategorikan dekat dengan Bumi.

Mengutip Indian Express, Selasa (7/12/2021), asteroid 4660 Nereus sebelumnya pernah melintas di dekat Bumi pada 22 Maret 2011 dan akan kembali melintasi Bumi pada 2 Maret 2031.

Meski berukuran besar dan dekat dengan Bumi, asteroid 4660 Nereus akan melintas pada jarak aman.

Sekadar informasi, jarak asteroid 4660 Nereus ketika melintasi Bumi adalah lebih dari tiga juta Kilometer atau hampir 10 kali lipat jarak antara Bumi dengan Bulan.

Selain dekat dengan Bumi, asteroid 4660 Nereus juga digolongkan sebagai asteroid Apollo. Asteroid Apollo adalah asteroid yang melintas dekat Bumi dengan sumbu yang lebih besar dari sumbu Bumi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tergolong Sebagai Benda Langit Berbahaya Bagi Bumi

<span>Ilustrasi pesawat ruang angkasa DART NASA dan LICIACube Badan Antariksa Italia (ASI) sebelum menabrak asteroid Didymos. (NASA / Johns Hopkins APL / Steve Gribben)</span>
Ilustrasi pesawat ruang angkasa DART NASA dan LICIACube Badan Antariksa Italia (ASI) sebelum menabrak asteroid Didymos. (NASA / Johns Hopkins APL / Steve Gribben)


Meski disebutkan di atas bahwa asteroid ini akan melintas dalam jarak aman dari Bumi, 4460 Nereus tergolong sebagai benda langit yang memberi potensi bahaya bagi Bumi.

Pasalnya, asteroid yang melintas dekat Bumi dengan jarak di bawah 0.05 astronomical units (au) atau 7,5 juta kilometer dianggap sebagai asteroid yang berpotensi bahaya.

International Astronomical Union mendata, saat ini ada lebih dari 1.500 asteroid berpotensi membahayakan bagi Bumi.

5 Objek akan Melintas Dekat Bumi

<span>Ilustrasi artis tentang asteroid yang berpotensi berbahaya menuju Bumi. (Kredit: ESA)</span>
Ilustrasi artis tentang asteroid yang berpotensi berbahaya menuju Bumi. (Kredit: ESA)


Selain asteroid 4660 Nereus, pada 11 Desember 2021, ada lima objek dekat Bumi yang disebut-sebut bakal melintasi Bumi.

Menurut Center for Near-Earth Object Studies NASA, asteroid bernama 2021 WVI, 2021 WJ3, 2021 XD2, 2021 XG, dan 2021 WV1 akan melintas di dekat Bumi.

2021 XG adalah asteroid berjenis Aten, yakni asteroid melintas dekat Bumi yang memiliki sumbuh lebih kecil dibandingkan sumbu Bumi.

Sementara, empat asteroid sisanya digolongkan sebagai asteroid jenis Apollo.

Sebelumnya, pada 6 Desember, dilaporkan enam objek dekat Bumi melintasi Bumi. Enam asteroid tersebutu adalah 2021 VX7, 2021 WE1, 2021 WM2, 2021 XT1, 2021 WL2, dan 2021 XE.

Misi DART, Upaya Selamatkan Bumi dari Tabrakan Asteroid

<span>Roket SpaceX Falcon 9 dengan pesawat ruang angkasa Double Asteroid Redirection Test (DART) diluncurkan dari Space Launch Complex 4E, Vandenberg Space Force Base, California, AS, 23 November 2021. NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa DART untuk menabrak asteroid. (Bill Ingalls/NASA via AP)</span>
Roket SpaceX Falcon 9 dengan pesawat ruang angkasa Double Asteroid Redirection Test (DART) diluncurkan dari Space Launch Complex 4E, Vandenberg Space Force Base, California, AS, 23 November 2021. NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa DART untuk menabrak asteroid. (Bill Ingalls/NASA via AP)


Sekadar informasi, bulan lalu NASA meluncurkan sistem pertahanan pertama Bumi terhadap asteroid yang dimasudkan untuk membelokkan jalur asteroid.

Misi bernama DART ini dilakukan dengan mengirimkan pesawat antariksa yang ditargetkan untuk menabrakkan diri ke asteroid yang tengah mengarah ke Bumi.

Kecepatan pesawat bernama Dimorphos ini diperkirakan mencapai 6,6 Km per detik atau setara 24.000 kilometer per jam.

Tabrakan ini diprediksi terjadi tahun depan, antara 26 September dan 1 Oktober 2021.

(Tin/Ysl)



Sumber: www.liputan6.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.