Wanita Pesan Gaun Cantik Lewat Online, Yang Datang Malah Kelewat Zonk - Bicara Penting

Latest

logo

Wanita Pesan Gaun Cantik Lewat Online, Yang Datang Malah Kelewat Zonk

Wanita Pesan Gaun Cantik Lewat Online, Yang Datang Malah Kelewat Zonk

foto: Tiktok @havianaaaaaa__

Jakarta - Seorang wanita dibuat terkejut ketika dia memesan gaun glamor secara online, tetapi yang datang lebih mirip kantong sampah merah muda.

Dilansir dari Mirror, Kamis (4/11/2021), bintang TikTok Havi yang mengunggah video ke akunnya @havianaaaaaa__, melihat sebuah iklan untuk gaun PVC merah muda dan berpikir itu akan terlihat bagus ketika dia kenakan.

Dia pun dengan senang hati membayar gaun itu dari Pretty Little Thing, tetapi terkejut ketika gaun itu sampai karena yang datang sama sekali tidak seperti di iklan.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tuai Beragam Komentar

<span>foto: Tiktok @havianaaaaaa__</span>
foto: Tiktok @havianaaaaaa__


Dengan cepat video itu telah ditonton lebih dari dua juta kali dan mendapat komentar yang tak terhitung jumlahnya. 

Salah satu warganet berkata, "Pergi, dapatkan uang Anda kembali."

Dan yang lain menulis, "Saya tidak pernah melihat kantong sampah merah muda sebelumnya!"

Sementara yang ketiga menambahkan, "Itu tas jinjing merah muda."

Viral

@havianaaaaaa__

##greenscreen @prettylittlething i hated this so bad for me ☹️ ##PrimeDayShowPJParty ##28XTREMES ##prettylittlething

♬ original sound - Kneely_Knight

Penting membaca ulasan produk

Sementara itu, ketika memesan pakaian secara online, selalu ada sedikit risiko, karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan Anda dapatkan.

Salah satu cara untuk memastikan Anda mendapatkan barang berkualitas baik adalah dengan melakukan riset, mempertimbangkan apakah harganya masuk akal dan membaca ulasan produk.



Sumber: www.liputan6.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.