ALASAN APA; Wanita Islam Menutup Seluruh Tubuhnya Kecuali - Bicara Penting

Latest

logo

ALASAN APA; Wanita Islam Menutup Seluruh Tubuhnya Kecuali

ALASAN APA; Wanita Islam Menutup Seluruh Tubuhnya Kecuali

Ainal Mardhiah, S.Ag. M.Ag adalah Dosen Tetap Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Ar Raniry Banda Aceh 

Oleh: Ainal Mardhiah, S.Ag. M.Ag*)

Wanita harus berpakaian menutup seluruh tubuhnya, Bukan kah akan tampak jelek, panas, kumuh,  repot, diskriminasi terhadap wanita,  melanggar hak asasi wanita, laki laki kok boleh terbuka pakaiannya..bukankah itu tidak  adil...

Jawaban nya adalah

Pertama,  untuk menjaga  perhiasan. Karena  wanita itu adalah perhiasan,  makin mahal perhiasan maka harus makin  bagus penjagaanya.

Sebagai contoh perhiasan imitasi,  di Pajang di jual dipanggir pinggir jalan siapapun boleh melihat boleh memegang boleh mencobanya meski tidak jadi beli gak apa apa.

Jika perhiasannya lebih bagus lagi di tarok dalam  lemari,  lebih bagus dan mahal lagi  di jual dalam toko dalam lemari  anti peluru yang terkunci yang di jaga oleh  beberapa karyawan dan di kawal oleh  beberapa satpam.

Lebih Mahal lagi seperti permata, berlian, dan lainnya di jual di gedung mewah yang dibuat pengamanan ketat,  di kawal oleh Orang  yang terlatih dan di bayar mahal  sehingga tidak  semua orang  boleh  melihat,  kecuali orang  yang terpilih dan dipilih..

Sebuah hadis menyebutkan bahwa, “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah istri yang salihah.” (HR Muslim dari Abdullah bin Amr)

Kedua,  untuk membedakan dan  menjaga kehormatan.

Pada jaman jahiliyah yang membedakan antara  wanita  beriman (wanita Islam) dengan perempuan  hamba sahaya adalah pada bentuk  pakaiannya.

 Wanita beriman pakaiannya menutup seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan,  yang mereka tutup di hadapan semua laki laki yang sah jika di nikahi.

Sedangkan perempuan hamba sahaya, pakaiannya menampakkan sebagian tubuhnya,  membangkus dan ada gemerincing gelang di kakinya.

Disebut kan dalam ayat berikut ini:

" Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. AL adzan: 59)

Ketiga,  sebagai pelindung dan menjaga harga  diri

Sebagai contoh telor dan cangkang nya...

Telor tanpa cangkang  tidak terlindungi atau  cangkang nya dah pecah atau retak maka tidak berharga lagi, kalau pun  di hargai biar gak busuk dijual  murah murah...

Keempat,  untuk kesehatan.

Menjaga kulit dari paparan langsung  sinar matahari yang bisa mengakibatkan kanker kulit dan penyakit kulit lain.

Ke lima, Kewajiban Menta'ati Allah SWT.

Sebagai komitmen seorang muslim,  SAMI'NA wa ATHA'NA (dengar dan ta'at) pada perintah Allah  SWT.

Ini alasan yang utama diantara semuanya.

Al Qur'an dan Hadits adalah sumber utama hukum Islam,  dia juga sebagai media komunikasi antara Allah sebagai pencipta, maka kepada setiap muslim wajib  membaca, memahami dan mengamalkannya.

Setiap perintah yang ada dalam Al Qur'an dan hadits, siapa yang di membacanya, maka kepada dialah perintah  tersebut di perintah atau ditujukan.

Sebagai  contoh kita membaca ayat Al Qur'an dan hadits tentang perintah  menutup  aurat maka perintah itu ditujukan kepada kita, maka wajib bagi kita melaksanakan dengan sami'na wa atha'na ( saya dengar dan saya ta'at).

Ketika orang  lain membaca ayat yang sama maka perintah itu di tujuan kepada org tersebut, dan wajib bagi orang  tersebut mendengar dan ta'at laksanakan, begitu seterusnya. .

Sebagai contoh, Jika di kantor kita tidak patuh tidak mendengar dan tidak melaksanakan apa yang diperintahkan atasan kita  tentu akan ada sangsinya dalam waktu dekat.

Maka, dalam kehidupan...kita  hidup  di bumi Allah,  so pasti juga akan ada sangsinya jika kita tidak  patuh...hanya saja, sangsinya  ditunda sejenak sampai kita masuk ke dalam kubur (alias meninggal).

Kalau dengan atasan kita bisa mengelak, bisa lari, bisa minta pindah tugas. Dengan Allah, mau lari kemana, semua tempat milik Allah, semua yang kita  miliki milik Allah termasuk  kita sendiri.

Dalam QS. Al-Ahzab Ayat 59 Allah katakan,



Sumber: aceh.tribunnews.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.