Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna, Lengkap dengan Tahapannya - Bicara Penting

Latest

logo

Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna, Lengkap dengan Tahapannya

Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna, Lengkap dengan Tahapannya

Ilustrasi Metamorfosis (Photo created by macrovector on Freepik)

Jakarta Memperlajari perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna penting untuk menambah sebuah pengetahuan mengenai proses lahirnya hewan hingga tumbuh dewasa. Pelajaran metamorfosis pernah kita dapatkan pada bangku sekolah dasar. Metamorfosis sendiri hanya terjadi pada tumbuhan.

Secara umum, metamorfosis merupakan sebuah siklus pertumbuhan alamiah pada sebuah makhluk hidup. Namun secara biologi, proses metamorfosis adalah peristiwa perubahan bentuk tubuh secara bertahap, yang dimulai dari larva sampai dewasa. 

Metaforfosis ini terjadi pada serangga dan amfibi. Metamorfosis sendiri terbagi menjadi dua, yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Ada beberapa perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna yang perlu Anda ketahui.

Untuk lebih rinci, berikut ini penjelasan mengenai perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna lengkap dengan tahapan dan contohnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (21/10/2021).


Pengertian Metamorfosis

<span>Ilustrasi kupu-kupu. (iStockphoto)</span>
Ilustrasi kupu-kupu. (iStockphoto)


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, metamorfosis adalah perubahan bentuk atau susunan; peralihan bentuk, misalnya dari ulat menjadi kupu-kupu. Metamorfosis terdari dari dua jenis, yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.

Dikutip dari Biology Dictionary, metamorfosis sempurna atau holometabolous berasal dari bahasa Yunani holo yang berarti lengkap atau utuh, kata meta yang berarti perubahan, dan bole yang berarti melempar. Sehingga holometabolous berarti berubah seutuhnya.

Sedangkan metamorfosis tidak sempurna atau hemimetabolous berasal dari bahasa Yunani hemi yang berarti setengah. Sehingga hemimetabolous berarti berubah setengahnya. Jika metamorfosis sempurna merubah bentuk dan kemampuan makhluk hidup secara drastis, maka metamorfosis tidak sempurna hanya memberikan sedikit perubahan pada penampilan makhluk tersebut.

Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

<span>Ilustrasi katak (Dok.Unsplash)</span>
Ilustrasi katak (Dok.Unsplash)


Berikut ini pernedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  1. Perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna yang pertama adalah metamorfosis sempurna memiliki ciri-ciri ada fase yang disebut fase pupa atau kepompong. Tahapan metamorfosis sempurna yaitu mulai dari telur, lalu lava, kemudian pupa atau kepompong, dan tumbuh menjadi dewasa atau imago. Sedangkan metamorfosis tidak sempurna memiliki ciri-ciri yaitu tidak ada fase kepompong. Tahapannya pun tidak sempurna yaitu mulau dari telur, lalu nimfa atau serangga yang menetas, kemudian tumbuh dewasa atau imago.
  2. Perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna yang selanjutnya yaitu pada metamorfosis sempurna, bentuk larva berbeda jauh dengan bentuk dewasanya seperti binatang ulat dan kupu-kupu. Telur kupu-kupu menetas menjadi larva yang disebut dengan ulat. Bentuk ulat sangat berbeda dengan bentuk kupu-kupu. Sedangkan pada metamorfosis tidak sempurna, bentuk serangga atau nimfa yang baru menetas tidak berbeda jauh dengan bentuk serangga dewasa. Perbedaan nimfa dan serangga dewasa yang tampak adalah nimfa tidak bersayap. Sayap akan tumbuh secara bertahap sehingga menyerupai bentuk dewasa. Umunya, nimfa dan serangga dewasa sifatnya sama.
  3. Perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna yang selanjutnya yaitu pada tingkat perubahan bentuk fisiologis. Dalam metamorfosis sempurna, suatu organisme akan memiliki bentuk yang sangat berbeda antara satu stadium dengan stadium selanjutnya. Sementara perubahan bentuk pada tubuh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna bisa dikatakan tidak terlalu drastis dan kentara.
  4. Perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna yang selanjutnya yaitu pada metemorfosis sempurna, kerangka luar (eksoskeleton) hewan berubah dan diganti dengan bentuk yang baru. Namun, pada metamorfosis tidak sempurna eksoskeleton hewan akan tetap ada sepanjang hidupnya.

Tahapan Metamorfosis

<span>Kepompong ulat sutra terlihat di sebuah peternakan di Desa Xidong, Kaihua, Provinsi Zhejiang, China, 20 Oktober 2020. Para peternak ulat sutra di Desa Xidong mengalami peningkatan keuntungan signifikan setelah bekerja sama dengan perusahaan serikultur dan peneliti ilmiah mulai 2018. (Xinhua)</span>
Kepompong ulat sutra terlihat di sebuah peternakan di Desa Xidong, Kaihua, Provinsi Zhejiang, China, 20 Oktober 2020. Para peternak ulat sutra di Desa Xidong mengalami peningkatan keuntungan signifikan setelah bekerja sama dengan perusahaan serikultur dan peneliti ilmiah mulai 2018. (Xinhua)


Tahapan metamorfosis sempurna yakni sebagai berikut:

Telur --> Larva --> Pupa/Kepompong --> Dewasa

Berikut ini contoh tahapan hewan kupu-kupu yang mengalami metamorfosis sempurna, yaitu:

Telur --> Ulat --> Kepompong --> Kupu-kupu

 

Sementara itu, tahapan metamorfosis tidak sempurna yakni sebagai berikut:

Telur --> Nimfa --> Dewasa

Nimfa adalah bentuk tubuh hewan muda dari kelompok yang bermetamorfosis tidak sempurna.

Berikut ini contoh tahapan hewan katak yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, yaitu:

Telur --> berudu --> berudu dua kaki --> berudu empat kaki --> katak muda --> katak dewasa

Contoh Hewan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

Untuk memahami secara lebih jelas perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna, perlu mengetahui beberapa contoh hewan yang mengalami kedua jenis metamorfosis tersebut. Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalah kupu-kupu, lalat, kumbang, tawon, lebah, semut, dan nyamuk. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah sebagian besar serangga seperti belalang, belalang sembah, kecoa, capung, jangkrik, rayap, dan tonggeret.

Manfaat Metamorfosis

<span>Kepompong ulat sutra terlihat di sebuah peternakan di Desa Xidong, Kaihua, Provinsi Zhejiang, China, 20 Oktober 2020. Para peternak ulat sutra di Desa Xidong mengalami peningkatan keuntungan signifikan setelah bekerja sama dengan perusahaan serikultur dan peneliti ilmiah mulai 2018. (Xinhua)</span>
Kepompong ulat sutra terlihat di sebuah peternakan di Desa Xidong, Kaihua, Provinsi Zhejiang, China, 20 Oktober 2020. Para peternak ulat sutra di Desa Xidong mengalami peningkatan keuntungan signifikan setelah bekerja sama dengan perusahaan serikultur dan peneliti ilmiah mulai 2018. (Xinhua)


Adapun manfaat dari terjadinya proses metamorfosis baik terhadap manusia maupun terhadap lingkungan sekitarnya. Diantaranya adalah:

1. Kepompong Ulat Sutra

Manfaat metamorfosis yang pertama ialah pemanfaatan sutra yang dirasakan oleh ulat sutra pada tahap metamorfosis menjadi kupu-kupu, tentunya hal ini bermanfaat bagi manusia mengingat bahwa sutra menjadi bahan dasar berkualitas dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

2. Kupu-kupu Membantu Penyerbukan

Manfaat yang kedua ialah membantu penyerbukan tanaman-tanaman lain, seperti yang kita ketahui bahwa kupu-kupu menjadi salah satu organisme yang memberikan manfaat pada tumbuhan lain.



Sumber: hot.liputan6.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.