Banjir Menggenangi Kota Samarinda, Akses Samarinda-Bontang Terputus - Bicara Penting

Latest

logo

Banjir Menggenangi Kota Samarinda, Akses Samarinda-Bontang Terputus

Banjir Menggenangi Kota Samarinda, Akses Samarinda-Bontang Terputus

Ilustrasi banjir. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Samarinda - Banjir melanda Kota Samarinda, Kaltim, Senin pagi (18/10/2021). Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur kota itu sejak tengah malam. Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi Kota Banjarmasin.

"Sejak dua jam lalu, atau sekitar jam 8 tadi kami terjebak di sini," ujar Murdino, salah seorang pengemudi yang mobilnya tidak bisa menembus banjir di Simpang Tiga Mugirejo.

Mobil yang dikemudikan Murdino tersebut bukan satu-satunya yang terjebak di Jalan DI Panjaitan, masih ada puluhan mobil lain yang mengalami hal serupa di jalan yang sama.

Banjir ini bahkan melumpuhkan jalur Samarinda-Bontang karena banyaknya kendaraan yang tidak bisa melintas. Sementara di Bukit Alaya ada puluhan mobil yang antre karena kendaraan di depannya terjebak banjir.

Sejumlah rumah dan toko warga pun tampak kebanjiran, seperti toko penjual buah di Jalan DI Panjaitan yang banjirnya sekitar 40 cm. Menurut pemilik toko, banjir mulai masuk rumahnya sejak pukul 08.00 waktu setempat.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Sejumlah Ruas Jalan Terendam Banjir

Sementara di Gang Bugis, Kelurahan Mugirejo, sejumlah rumah warga pun tergenang air akibat parit yang melimpah, di antaranya adalah rumah Wulandari, yakni bagian depan rumah yang dijadikan toko pun banjir sampai 30 cm.

Berdasarkan pantauan, sejumlah kawasan yang terendam air akibat hujan lebat tersebut, antara lain di Jalan Gerilya, Jalan Abdul Wahab Sjahranie, Jalan Pasundan, Jalan Kadrie Oening, Jalan Cendana, Jalan Cipto Mangunkusumo.

Kemudian kawasan Lempake, kawasan Sempaja, Jalan Damanhuri, kawasan Kebun Agung, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Ahmad Yani, Jalan Suryanata, dan kawasan Gunung Lingai.

 



Sumber: www.liputan6.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source.